Friendship | Writing | Reading | Learning | Joking | Smiling | Laughing | Comfortable
Tentang Kami
Foto Saya
Grup Cafe Rusuh merupakan suatu ruang lingkup tempat di mana para anggotanya bisa berbagi tentang segala hal. Kata "Rusuh" sendiri merupakan kependekan dari "Ruang suasana hati". Sebagai sebuah grup, Cafe Rusuh menjadi sebuah jembatan di mana persahabatan, kekeluargaan dan silaturahmi antara sesama anggotanya tetap terjaga. Selain itu, Cafe Rusuh juga memberikan kebebasan kepada para anggotanya untuk berbagi tentang segala hal seperti puisi, cerita, esai, tips-tips dan info-info yang bermanfaat bagi para anggotanya.

Jumat, 06 Mei 2011

Rusil – Membahas tentang EYD – Pemakaian Huruf Kapital dan Huruf Miring.

Oleh : Catz Link Tristan

Rusil – Membahas tentang EYD – Pemakaian Huruf Kapital dan Huruf Miring.
Saya sebagai penulis amatir paling sering ketakutan soal EYD. Bingung dengan apakah tulisan saya ini sudah benar apa tidak. Nah oleh karena itu Emak Catz pengen membahas soal EYD (maklum tadi sore Emak beres-beres lemari buku dan akhirnya menemukan surat cinta Emak – eitsss ngacooo. Bukan ding! Emak menemukan buku EYD yang seharga lima belas ribu, dengan sampul putih biru dengan huruf EYD berwarna merah.)

Buku EYD yang menjadi referensi pembahasan ini ditulis oleh Tim CSG dengan judul EYD (Ejaan yang disempurnakan). Diterbitkan oleh Penerbit Cakrawala dengan distributor PT. Buana Ilmu Popular (Kompas Gramedia Group).

Pembahasan pertama pada buku ini mengenai Pemakaian huruf, tapi sementara Emak langkahi dulu. Kita langsung menuju bagian kedua, yaitu pemakaian huruf kapital dan huruf miring.

A.      Huruf Kapital atau Huruf Besar.
1.        Huruf kapital atau huruf besar dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat.
Misalnya :
-          Dia mengantuk
-          Apa maksudnya?
-          Kita harus bekerja keras
-          Pekerjaan itu belum selesai

2.       Huruf kapital sebagai huruf pertama petikan langsung.
Misalnya :
-          Adik bertanya, “kapan kita pulang?”
-          Bapak menasihatkan, “Berhati-hatilah, Nak!”
-          “Kemarin engkau terlambat,” katanya
-          “Besok pagi,” kata Ibu, “dia akan berangkat.”

3.       Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhan dan Kitab suci, termasuk kata ganti untuk Tuhan.
Misalnya :
-          Allah
-          Yang Mahakuasa
-          Yang Maha Pengasih
-          Alkitab
-          Weda
-          Tripitaka
-          Tuhan akan menunjukkan jalan yang benar kepada hamba-Nya
-          Bimbinglah hamba-Mu ya Tuhan, ke jalan yang Engkau beri rahmat.

4.        Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan dan keagaman yang diikuti nama orang.
Misalnya :
-          Mahaputra Yamin
-          Sultan Hasanudin
-          Haji Agus Salim
-          Imam Syafii
-          Nabi Ibrahim
Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keagamaan dan keturunan yang tidak diikuti nama.
Misalnya :
-          Dia baru saja diangkat menjadi sultan
-          Tahun ini ia pergi naik haji

5.       Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti dengan nama orang atau dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi atau nama tempat.
Misalnya :
-          Wakil Presiden Adam Malik
-          Perdana Menteri Nehru
-          Profesor Supomo
-          Laksamana MUda Husein Sastranegara
-          Sekertaris Jendral Departemen Pertanian
-          Gubernur Irian Jaya
Huruf Kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang tidak diikuti dengan nama orang atau tempat.

Misalnya :
-          Siapakah gubernur yang baru dilantik?
-          Kemarin Brigadir Jenderal Ahmad dilantik menjadi mayor jenderal.

6.       Huruf Kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama orang.
Misalnya :
-          Dewi Sartika
-          Amir Hamzah
Huruf  kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama orang yang digunakan sebagai nama jenis atau satuan ukuran.
Misalnya :
-          mesin diesel
-          10 volt
-          5 ampere

7.       Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa dan bahasa.
Misalnya :
-          bahasa Indonesia
-          suku Sunda.
Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa dan bahasa yang dipakai sebagai bentuk dasar kata turunan.

Misalnya :
-          mengindonesiakan kata asing
-          keinggris-inggrisan

8.       huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari raya dan peristiwa.
Misalnya :
-          bulan April
-          hari galungan
Perang candu

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama peristiwa sejarah yang tidak dipakai sebagai nama.

Misalnya :
-          perlombaan se njata membawa resiko perang dunia


9.       huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi.
Misalnya :
-          Laut Jawa
-          Tanjung Harapan
-          Danau Toba
Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama istilah geografi yaang tidak menjadi unsur diri.

Misalnya :
-          berlayar  ke teluk
-          pergi ke arah timur
-          huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama istilah geografi yang digunakan sebagai nama jenis.
Misalnya :
-          garam inggris
-          gula jawa

10.   Huruf kapital dipakai sebaqgai huruf pertama semua unsur nama negara, lembaga pemerintahan dan ketata negaraan.

Misalnya :
-          Republik Indonesia
-          Majelis Permusyawaratan Rakyat
Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata yang bukan nama resmi negara, lembaga pemerintah dna ketatanegaraan, badan serta nama dokumen resmi.

Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata yang bukan nama resmi negara, lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan, badan serta nama dokumen resmi.

Misalnya :
-          menjadi sebuah republik
-          berapa badan hukum

11.   huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap unsur nemtuk ulang sempurna yg terdapat pada nama badan, lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan serta dokumen resmi.
Misalnya :
-          Perserikatan Bangsa Bangsa
-          Undang-Undang Dasar Republik Indonesia

12.   Huruf kapital dipakai senagai huruf pertama semua kalimat (termasuk unsur kata ulang sempurna) di dalam nama buku, majalah, surat kabar,dan judul karangan kecuali kata seperti di posis awal.

13.   Misalnmya (da lihat dah)

-          Bacalah majalah Bahasa dan Sstra.
-          Undang Undang Dasar Republik Indonesia


14.   Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama singkatan gelar sapaan dan nama gelar.

15.   Huruf Kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur singkatan, nama gelar dan sapaan serta pangkat.

Misanya :
1.       Dr - Dokter
2.       M.A – Master of Art
3.       Ny. - nyonya

16 .  Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai dalan penyapaan dan pengacuan.

Misalnya :
-          “Kapan Bapak berangkat?” tanya Hartio
-          Adik bertanya, “Itu apa, Bu?”
17.  Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang tidak dipakai dalam pengacuan dan penyapaan.

Misanya : - Kita harus menghormati bapak dan ibu kita.
18. huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata ganti Anda.
Misalnya :

-          Sudahkah Anda tahu?
-          Surat Anda telah kami terima

B.      Huruf miring
1.       Huruf miring dalam cetakan dipakai utnuk mrnuliskan nama buku, majalan dan surat kabar yang dikutip dalam tulisan.
Misalnya :
-          Majalah Bahasa dan Kesusastraan
-          Surat kabar Suara Pembaharuan

2.       Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, kata atau kelompok kata.
Misalnya :
-          Huruf peratama kata abad adalah a.
-          Dia tidak menipu tetapi ditipu

3.       Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menuliskan kata nama ilmiah atau ungkapan asing kecuali yang telah disesuaikan.

Misalnya :
-          Nama ilmiah buah manggis adalah Gracinia mangostana
-          Politik divide et impera pernah merajalela di negeri ini.
-          Weltanschauung antara lain diterjemahkan menjadi ‘pandangan dunia’


Catatan :  dalam tulisan tangan atau ketikkan, huruf atau kata yang akan dicetak miring, digarisbawahi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar